Cara cek produk BPOM online paling praktis lewat 2 kanal resmi: situs cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile. Kamu tinggal masukkan nama produk, merek, atau nomor izin edar yang tertera di kemasan, dan hasilnya langsung muncul kalau produknya memang terdaftar.
Prosesnya enggak sampai 2 menit. Tapi banyak orang berhenti di melihat ada tulisan atau logo BPOM di kemasan saja, padahal nomor itu bisa saja dicomot dari produk lain atau dikarang sendiri. Artikel ini membahas cara cek yang benar, arti kode di nomor izin edarnya, sampai langkah yang perlu kamu ambil kalau produk yang kamu curigai enggak muncul di database.
Kenapa Kamu Perlu Cek Sendiri, Enggak Cukup Lihat Logo di Kemasan
Nomor izin edar BPOM menandakan produk sudah melewati evaluasi keamanan, mutu, dan klaim manfaat sebelum boleh dijual di Indonesia. Sampai 22 Agustus 2026, database resmi BPOM mencatat lebih dari 367 ribu produk kosmetik dan 248 ribu produk pangan olahan yang izinnya masih aktif, menurut data pada situs cekbpom.pom.go.id.
Bayangkan kamu lagi scroll marketplace dan nemu serum wajah dengan harga sepertiga dari harga di apotek resmi, lengkap dengan review yang kelihatan meyakinkan. Sebelum checkout, buka dulu cekbpom.pom.go.id dan masukkan nama produknya. Kalau enggak ketemu atau datanya enggak cocok dengan yang tertera di kemasan, itu alasan kuat untuk mikir dua kali.
Risikonya enggak kecil. Kosmetik ilegal sering mengandung merkuri atau hidrokuinon dosis tinggi yang merusak kulit dalam jangka panjang, sementara obat palsu bisa berisi bahan aktif dengan dosis salah atau bahkan enggak ada sama sekali. Mengecek dulu sebelum beli jauh lebih murah dibanding menanggung efek sampingnya belakangan.
Cara Cek Produk BPOM Online Lewat Situs cekbpom.pom.go.id
Siapkan kemasan produknya dulu. Kamu butuh nomor registrasi yang tertera di label, atau kalau enggak ada, catat nama produk dan mereknya.
- Buka situs cekbpom.pom.go.id lewat browser di HP atau laptop.
- Klik menu “Produk”, lalu pilih kategori yang sesuai: Obat, Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, Kosmetika, atau Pangan Olahan. Kalau enggak yakin kategorinya, langsung pakai kolom “Cari Produk” di halaman utama saja.
- Masukkan nomor registrasi, nama produk, atau nama pendaftar (merek) pada kolom pencarian.
- Klik “Cari” dan tunggu beberapa detik.
- Kalau produknya terdaftar, detail lengkapnya akan muncul: nomor izin edar, nama produk, nama perusahaan pendaftar, jenis kemasan, dan status izinnya masih berlaku atau enggak.
Kalau hasil pencariannya kosong, jangan langsung menyimpulkan produknya palsu. Ada beberapa kemungkinan lain yang dibahas di bagian bawah artikel ini.
Cara Cek Produk BPOM Lewat Aplikasi BPOM Mobile, Bisa Scan Barcode
Aplikasi resminya bernama BPOM Mobile, kadang muncul juga dengan nama “Cek BPOM” di hasil pencarian toko aplikasi. Tersedia untuk Android lewat Google Play dan untuk iPhone lewat App Store. Cara cek produk BPOM online lewat aplikasi ini sama gampangnya dengan situs web, malah lebih cepat kalau kemasan produkmu sudah punya barcode 2D.
- Unduh aplikasi BPOM Mobile, cari dengan kata kunci “Cek BPOM” atau “BPOM Mobile” di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasinya, lalu pilih fitur pencarian produk atau scan barcode.
- Kalau kemasan punya barcode 2D (kotak kecil semacam QR code), arahkan kamera HP ke barcode tersebut dan biarkan aplikasi membacanya otomatis.
- Kalau enggak ada barcode 2D, masukkan nomor registrasi atau nama produk secara manual, sama seperti di situs web.
- Detail produk akan muncul kalau memang terdaftar dan izinnya masih aktif.
Aplikasi ini juga punya fitur pengaduan langsung, jadi kalau kamu menemukan produk mencurigakan, kamu bisa melaporkannya tanpa pindah ke aplikasi lain.
Arti Kode Nomor Izin Edar BPOM, Biar Kamu Enggak Ketipu Cuma dari Angka
Setiap kategori produk punya format kode yang berbeda. Memahami polanya membantu kamu curiga lebih cepat kalau ada kode yang enggak masuk akal untuk jenis produk yang kamu pegang.
Tabel: Arti Kode Nomor Izin Edar BPOM
| Jenis Produk | Format Kode | Contoh | Arti Kode |
| Obat | 3 huruf + 12 digit | DKL1234567891A8 | Huruf 1: D (nama dagang) atau G (generik). Huruf 2: B (bebas), T (bebas terbatas), K (keras), P (psikotropika), N (narkotika). Huruf 3: L (dalam negeri/lisensi) atau I (impor) |
| Obat Tradisional, Jamu, Fitofarmaka | POM + 2 huruf + 9 digit | POM TR123456789 | TR (dalam negeri), TI (impor), TL (lisensi) |
| Suplemen Kesehatan | POM + 2 huruf + 9 digit | POM SD123456789 | SD (dalam negeri), SI (impor), SL (lisensi) |
| Kosmetik | 2 huruf + 11 digit | NA12345678901 | Huruf 1: N (notifikasi). Huruf 2: kode benua asal notifikasi, A (Asia), B (Australia), C (Eropa), D (Afrika), E (Amerika) |
| Pangan Olahan | BPOM RI + 2 huruf + 12 digit | BPOM RI MD123456789123 | MD (produksi dalam negeri), ML (produksi luar negeri/impor) |
Untuk obat, kalau kamu pegang obat yang di kemasannya jelas tertulis obat keras tapi kodenya diawali “DB” yang seharusnya berarti obat bebas, itu tanda untuk kamu mengecek ulang ke database, bukan langsung percaya begitu saja. Kejanggalan semacam ini sering luput karena kebanyakan orang cuma memastikan ada rangkaian huruf dan angka, tanpa mencocokkan artinya dengan jenis produk di tangan.
Untuk kosmetik, produk skincare lokal biasanya berkode NA karena Indonesia masuk kawasan Asia. Kalau kamu beli skincare buatan lokal tapi kodenya diawali huruf lain seperti NC atau NE, ada baiknya kamu cek dulu ke cekbpom.pom.go.id sebelum memakainya.
Metode CeKLIK, Cara BPOM Sendiri Mengajarkan Konsumen Mengecek Produk
BPOM mengenalkan singkatan CeKLIK sebagai panduan cepat sebelum membeli atau memakai produk apa pun:
- Kemasan: pastikan kemasan enggak sobek, penyok, bocor, atau berkarat.
- Label: baca komposisi, kegunaan, dan aturan pakai yang tertera di label.
- Izin Edar: cek nomor registrasinya ke cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile, jangan cuma percaya karena ada tulisan “BPOM” di kemasan.
- Kedaluwarsa: pastikan produk belum lewat tanggal kedaluwarsanya.
Satu hal yang sering bikin bingung: produk berkode P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) enggak akan muncul di cekbpom.pom.go.id, karena izin ini diterbitkan oleh Dinas Kesehatan kabupaten atau kota, bukan oleh BPOM. P-IRT dikhususkan untuk usaha pangan skala rumah tangga dengan risiko rendah, sementara kode MD dan ML dari BPOM dipakai untuk skala produksi lebih besar atau risiko lebih tinggi. Jadi kalau produk kemasanmu berkode P-IRT dan enggak ketemu di cekbpom.pom.go.id, itu wajar dan bukan berarti palsu.
Kalau Produk Enggak Ketemu di Pencarian, Apa yang Harus Kamu Lakukan
Hasil pencarian kosong bisa berarti beberapa hal sekaligus. Produknya memang belum atau enggak pernah terdaftar, nomor registrasinya salah ketik pas dicari, produknya memakai izin P-IRT seperti dijelaskan di atas, atau produknya baru saja terdaftar dan datanya belum sempat terupdate di sistem.
Kalau setelah dicek ulang tetap enggak ketemu dan kamu curiga produknya ilegal atau palsu, laporkan lewat kanal resmi berikut ini.
| Kanal | Kontak |
| Website pengaduan | ulpk.pom.go.id, menu “Form Pengaduan” |
| Telepon (HaloBPOM) | 1500533 |
| 0811-9181-533 | |
| [email protected] |
Sertakan foto kemasan, nomor bets, dan lokasi pembelian supaya laporanmu bisa langsung ditindaklanjuti.
Sebagai gambaran keseriusannya, Pasal 435 juncto Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur ancaman pidana penjara sampai 12 tahun dan denda sampai Rp5 miliar bagi siapa saja yang sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan kosmetik tanpa izin edar. Untuk pangan olahan, Pasal 142 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengatur ancaman penjara sampai 2 tahun dan denda sampai Rp4 miliar. Ini gambaran umum, bukan nasihat hukum, jadi kalau kamu perlu langkah hukum yang spesifik, konsultasikan ke pihak berwenang atau advokat.
Kesalahan Umum Saat Cek BPOM
- Cuma lihat logo, enggak cek nomornya. Logo atau tulisan “BPOM” gampang ditiru, sedangkan nomor registrasi yang tercatat di database jauh lebih sulit dipalsukan tanpa ketahuan.
- Salah ketik nomor registrasi. Kemiripan huruf O dengan angka 0, atau huruf I dengan angka 1, sering bikin hasil pencarian kosong padahal produknya asli.
- Enggak tahu beda P-IRT dan MD/ML. Sudah dijelaskan di atas, tapi ini kesalahan paling sering ditemui di kolom komentar toko online.
- Menyamakan izin BPOM dengan sertifikasi halal. Keduanya beda lembaga dan beda fungsi. Logo halal MUI enggak menggantikan kewajiban punya izin edar BPOM, begitu juga sebaliknya.
- Berhenti cek di 1 platform saja waktu ragu. Kalau hasil di aplikasi terasa aneh atau enggak lengkap, coba silangkan dengan situs webnya, atau sebaliknya.
Yang Bisa Kamu Harapkan Setelah Rutin Cek BPOM
Begitu kamu terbiasa cek produk BPOM online sebelum checkout, waktu belanja jadi cuma nambah beberapa menit, sementara risikonya turun jauh. Kamu juga jadi lebih peka sama kode yang ganjil, kemasan yang mencurigakan, atau harga yang terlalu murah untuk kategori produk yang seharusnya melalui proses registrasi ketat.
FAQ Seputar Cara Cek Produk BPOM
Apa itu nomor izin edar BPOM? Nomor izin edar adalah bukti bahwa produk sudah dievaluasi BPOM dari sisi keamanan, mutu, dan klaim manfaatnya sebelum boleh dijual di Indonesia. Formatnya berbeda tergantung kategori produk, mulai dari obat, kosmetik, sampai pangan olahan.
Apa bedanya cek lewat situs web dan aplikasi BPOM Mobile? Fungsinya sama, cuma beda cara input. Situs web cocok kalau kamu mengetik manual nomor atau nama produk, sementara aplikasi punya fitur scan barcode yang lebih cepat kalau kemasannya sudah punya barcode 2D.
Kenapa produk saya enggak ketemu di cekbpom.pom.go.id padahal ada logo BPOM di kemasan? Bisa karena beberapa sebab: nomor yang diketik salah, produknya pakai izin P-IRT dari Dinas Kesehatan dan bukan dari BPOM, datanya belum terupdate karena baru terdaftar, atau memang nomornya palsu. Coba cek ulang ejaannya dulu sebelum menyimpulkan yang terburuk.
Apa beda P-IRT dengan izin edar BPOM MD atau ML? P-IRT untuk usaha pangan skala rumah tangga dengan risiko rendah, diterbitkan Dinas Kesehatan kabupaten atau kota. MD dan ML untuk pangan olahan skala lebih besar atau risiko lebih tinggi, diterbitkan langsung oleh BPOM dan bisa dicek di cekbpom.pom.go.id.
Ke mana saya harus lapor kalau menemukan produk yang dicurigai palsu? Laporkan lewat ulpk.pom.go.id di menu Form Pengaduan, atau hubungi HaloBPOM di 1500533, WhatsApp 0811-9181-533, maupun email [email protected]. Siapkan foto kemasan dan bukti pembelian sebagai lampiran laporan.
Cek Dulu Sebelum Kamu Bawa Pulang
Cara cek produk BPOM online sebenarnya cuma butuh 2 menit lewat cekbpom.pom.go.id atau aplikasi BPOM Mobile, jauh lebih cepat dibanding menanggung efek samping produk ilegal belakangan. Langkah paling konkret yang bisa kamu lakukan sekarang: simpan salah satu link atau aplikasinya di HP, supaya kamu bisa cek langsung waktu belanja tanpa perlu buru-buru mencarinya lagi.
Satu catatan penting, hasil pencarian yang kosong enggak otomatis berarti palsu, apalagi untuk produk berkode P-IRT. Tapi kalau kamu sudah pastikan ejaan nomornya benar dan tetap enggak ketemu, lebih aman pilih produk lain yang jelas terdaftar daripada mengambil risiko.
Kalau artikel ini membantu, bagikan ke orang tersayang yang mungkin masih suka asal beli tanpa cek dulu.